Papua Barat Daya Online News, SORONG-Ketua DPRD Kabupaten Sorong, Mawardi Nur, memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas keberhasilan panen raya padi organik yang dilaksanakan oleh Kelompok Tani Inti Pangan Sejahtera di Kelurahan Malasom, Distrik Aimas, Kabupaten Sorong.

Keberhasilan ini dinilai kian strategis karena diraih melalui pemanfaatan dan optimalisasi lahan-lahan pertanian yang selama ini belum tergarap maksimal (lahan tidur), sekaligus menjadi wujud nyata peran aktif daerah dalam menyukseskan program ketahanan pangan nasional dicanangkan Presiden Republik Indonesia.
Mawardi Nur menyampaikan bahwa pertanian yang dikembangkan oleh Kelompok Tani Inti Pangan Sejahtera memiliki dua keunggulan utama pemanfaatan lahan potensial yang terabaikan serta penerapan pola pertanian murni tanpa bahan kimia.
“Kemarin kita menyaksikan bersama panen padi yang ditanam oleh kelompok tani Inti Pangan Sejahtera di Kelurahan Malasom, Aimas. Ini adalah kelompok tani padi organik tanpa kimia. Semua pupuk maupun pestisida yang digunakan adalah organik, yang mereka buat dan olah sendiri secara mandiri,” ujar Ketua DPRD Kabupaten Sorong, Mawardi Nur.
Menurut Mawardi, keberhasilan para petani meracik pupuk serta pestisida organik secara swadaya merupakan terobosan yang patut dicontoh oleh kelompok tani lainnya di Kabupaten Sorong. Selain menekan biaya produksi dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia komersial yang kerap langka, metode ramah lingkungan ini menjaga kesuburan tanah jangka panjang serta menghasilkan beras yang jauh lebih sehat untuk dikonsumsi masyarakat.

Selain inovasi ramah lingkungan, nilai tambah terbesar dari gerakan Kelompok Tani Inti Pangan Sejahtera terletak pada keberanian dan keuletan mereka mengolah kembali lahan-lahan yang sebelumnya terbengkalai.
“Lahan yang digarap ini adalah lahan-lahan pertanian yang selama ini belum dioptimalisasikan atau lahan tidur. Jadi, dalam rangka optimalisasi lahan-lahan pertanian yang ada, para petani kita berhasil menyulapnya menjadi kawasan persawahan yang sangat produktif,” tegas Mawardi Nur.Rabu (12/08/26)
Mawardi menjelaskan bahwa strategi mengaktifkan kembali lahan tidur merupakan kunci utama memperkuat ketahanan pangan daerah. Dengan memanfaatkan potensi lahan yang ada secara optimal, Kabupaten Sorong dapat meningkatkan volume produksi beras lokal secara berkelanjutan tanpa perlu bergantung pada pasokan dari luar daerah.
Lebih lanjut, Ketua DPRD Kabupaten Sorong menegaskan bahwa semangat yang ditunjukkan oleh para petani di Kelurahan Malasom sangat sejalan dengan prioritas Presiden Republik Indonesia dalam mewujudkan kemandirian pangan nasional dari tingkat tapak.

”Langkah ini merupakan bentuk partisipasi aktif dan nyata dari masyarakat di daerah dalam mendukung program Bapak Presiden terkait ketahanan pangan. DPRD Kabupaten Sorong tentunya akan terus mendorong dan mengawal kebijakan serta alokasi dukungan yang berpihak pada keberlanjutan sektor pertanian dan kesejahteraan para petani kita,” pungkas Mawardi Nur.
Tak hanya memberikan apresiasi dan dukungan moral semata, Mawardi Nur secara bijak meminta perhatian serius serta komitmen nyata dari seluruh jajaran birokrasi pemerintahan di semua level.
”Kami memohon perhatian serius dan komitmen nyata dari seluruh jajaran Pemerintah Daerah maupun Pemerintah Pusat untuk memberikan perhatian lebih ke depan. Bantuan sarana dan prasarana pertanian, pendampingan teknis yang intensif, hingga kemudahan akses permodalan sangat dibutuhkan agar inisiatif mandiri para petani kita ini dapat terus berlanjut, diperluas skala produksinya, serta direplikasi di wilayah-wilayah lain di Kabupaten Sorong,” pungkas Mawardi Nur[AR]











Komentar
Silakan login untuk berkomentar.