Papua Barat Daya Online News, SORONG-Rencana pembangunan pabrik air bersih di wilayah Sorong Selatan, tepatnya di sekitar Sungai Sembra, saat ini tengah menghadapi kendala. Proyek yang sebelumnya diupayakan oleh Penjabat Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu, bersama pemerintah daerah dengan mendatangkan investor ke Papua Barat Daya tersebut mendapat penolakan dari segelintir oknum yang mengatasnamakan pemilik hak ulayat serta kelompok mahasiswa, sehingga membuat situasi menjadi kurang kondusif.
Menanggapi situasi tersebut, Pendiri MOI Nusantara, Moses Sabono, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu, yang telah berupaya keras menggaet investor demi kemajuan daerah.
”Kami sangat mengapresiasi Bapak Gubernur yang sudah berupaya keras mendatangkan investor ke wilayah Papua Barat Daya. Sangat disayangkan jika niat baik dari Pak Gubernur ini sampai disia-siakan,” ujar Moses Sabono.
Sebagai jalan keluar, Moses mengusulkan agar Gubernur Papua Barat Daya maupun pihak investor mempertimbangkan Kabupaten Sorong sebagai lokasi alternatif pembangunan pabrik air bersih. Ia menekankan bahwa faktor jaminan keamanan merupakan poin paling krusial bagi masuknya investasi.
”Bagaimanapun, keamanan adalah yang utama untuk menjamin investor masuk ke wilayah tertentu, terutama di Papua Barat Daya,” tegasnya.
Moses menjelaskan bahwa Kabupaten Sorong memiliki ketersediaan lahan yang sangat memadai serta kaya akan potensi sumber air bersih. Salah satu lokasi potensial yang dinilai sangat layak adalah di kawasan Buk, wilayah Klabra, yang memiliki aliran sungai deras dengan debit air sangat baik.
Dalam waktu dekat, jajaran MOI Nusantara berencana melakukan koordinasi langsung dengan Bupati Sorong Johny Kamuru. Langkah ini diambil guna mengantisipasi apabila masyarakat di Sorong Selatan, khususnya ketujuh marga yang mendiami kawasan Sungai Sembra, tidak dapat memberikan jaminan keamanan bagi investor.
Intinya, jika memang terjadi penolakan atau dinamika di daerah lain, Kabupaten Sorong menyatakan siap sepenuhnya untuk menerima dan menyambut pembangunan pabrik air bersih tersebut.
”Intinya, apabila masyarakat atau ketujuh marga yang mendiami wilayah Sembra tersebut tidak bisa menjamin keamanan di Sorong Selatan, maka Kabupaten Sorong siap untuk menerima pabrik air bersih dibangun di sini. Kami akan menjamin keamanannya agar pabrik dapat dibangun dengan baik,” tambah Moses.
Pembangunan pabrik berskala besar ini diyakini akan membawa dampak positif yang nyata bagi kemajuan daerah, mulai dari peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), penguatan ekonomi warga, hingga penyerapan ribuan tenaga kerja lokal secara signifikan. [AR]
Follow WhatsApp Channel papuabaratdayaonlinenews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Komentar
Silakan login untuk berkomentar.