PapuaBaratDayaNewsOnline, SORONG-Atmosfer sepak bola Papua Barat Daya bersiap memanas! Piala Gubernur Liga 4 Papua Barat Daya musim 2025/2026 dipastikan segera kick-off pada 21 Maret 2026. Kabar ini menjadi angin segar bagi klub-klub lokal yang haus kompetisi dan ingin unjuk gigi di panggung regional.
Ketua Panitia Liga 4 Provinsi Papua Barat Daya, Dr. Amatus Turot, S.Hut., M.Si., menegaskan bahwa seluruh persiapan terus dimatangkan demi menyambut kompetisi resmi di bawah naungan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) tersebut.
“Liga ini bukan sekadar turnamen, tetapi wadah pembinaan dan ajang pembuktian kualitas klub-klub anggota PSSI Papua Barat Daya,” tegasnya.Selasa (03/03/26)
Bagi klub yang sudah terdaftar sebagai anggota resmi, pendaftaran dibuka mulai 2 hingga 14 Maret 2026. Momentum ini diprediksi bakal disambut antusias, mengingat Liga 4 menjadi pintu awal menuju level kompetisi yang lebih tinggi.
Liga 4 sendiri merupakan bagian dari sistem kompetisi nasional di bawah Liga 4 Indonesia, yang menjadi fondasi pembinaan sepak bola di daerah.
Menariknya, format kompetisi akan menggunakan sistem home and away. Artinya, setiap tim akan merasakan panasnya laga kandang sekaligus tekanan tandang. Sistem ini diyakini mampu meningkatkan kualitas permainan serta mental bertanding para pemain.
Atmosfer rivalitas dipastikan makin terasa, terlebih dukungan suporter lokal yang terkenal militan siap menjadi pemain ke-12 di tribun.
Seluruh pertandingan akan dipusatkan di Stadion Bewela, Kota Sorong. Stadion kebanggaan masyarakat ini dipersiapkan sebagai venue utama yang diharapkan mampu menghadirkan laga-laga seru, tertib, dan aman.
Dengan fasilitas yang memadai, Stadion Bewela diharapkan menjadi saksi lahirnya talenta-talenta baru Papua Barat Daya.
Tak hanya soal trofi, Piala Gubernur Liga 4 Papua Barat Daya juga menjadi ajang pencarian bibit-bibit potensial yang bisa melangkah ke jenjang lebih tinggi, bahkan membawa nama daerah bersinar di kancah nasional.
Dukungan masyarakat menjadi kunci suksesnya turnamen ini. Jika atmosfer positif tercipta, bukan tak mungkin Liga 4 Papua Barat Daya akan menjadi salah satu barometer pembinaan sepak bola di kawasan timur Indonesia.[SR]











