Papua Barat Daya Online News,Tambrauw-Yeskiel Yesnat resmi memegang kendali Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Tambrauw periode 2026–2031. Ia ditetapkan secara aklamasi dalam Musyawarah Daerah (Musda) ke-VI yang dihelat di Distrik Sausapor, Kamis (24/09/26).
Musda ini sekaligus menandai pergantian tongkat estafet kepemimpinan setelah masa bakti pengurus sebelumnya purna. Di bawah nahkoda baru, Golkar Tambrauw dihadapkan pada pekerjaan rumah mendesak: merapatkan barisan hingga tingkat desa dan memulihkan mesin politik di daerah.
Ketua DPD Provinsi Papua Barat Daya Septinus Lobat melalui Sekretaris DPD Partai Golkar Provinsi Papua Barat Daya, Max Hehanussa, menegaskan bahwa Musda merupakan mekanisme konstitusional partai yang wajib dijalankan sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).
”Ini prosesi normal di Golkar. Masa kepengurusan sebelumnya sudah selesai, otomatis harus ada Musda,” ujar Max.
Namun, di balik prosedur rutin tersebut, DPP dan DPD Provinsi menitipkan pesan tegas. Max menegaskan kepengurusan baru segera melakukan evaluasi total dan memperkuat konsolidasi internal, khususnya menyikapi kader yang terindikasi keluar jalur.
”Kunci utama itu konsolidasi. Mulai dari pembentukan pengurus sampai ke tingkat desa. Yang masih konsisten dan solid dipertahankan, sementara yang sudah pindah haluan tentu harus diganti. Yang penting seluruh desa terisi kepengurusannya,” tegas Max.
Selain merapikan struktur hingga akar rumput, kepengurusan Yeskiel juga didorong untuk mengubah pendekatan politik melalui program-program sosial yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan rakyat. Kedekatan emosional dengan masyarakat dinilai sebagai harga mati untuk mengembalikan kejayaan partai beringin di Tambrauw.
Sementara itu, Yeskiel Yesnat menyatakan siap mengemban amanat tersebut. Ia berkomitmen untuk belajar dari rekam jejak para senior partai dan bertekad melampaui capaian pengurus sebelumnya.
”Golkar ini partai pemenang dan petarung. Saya akan bekerja maksimal untuk mengibarkan Partai Golkar hingga ke tingkat desa,” ujar Yeskiel.
Sebagai langkah taktis pasca-Musda, Yeskiel memastikan pihaknya akan segera membentuk tim formatur dalam beberapa hari ke depan guna merampungkan susunan pengurus baru sebelum merumuskan agenda kerja strategis.[AR]
Follow WhatsApp Channel papuabaratdayaonlinenews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Komentar
Silakan login untuk berkomentar.