Papua Barat Daya Online News,SORONG-Menyerap aspirasi konstituen secara langsung di akar rumput menjadi agenda krusial bagi legislatif dalam merumuskan kebijakan yang berpihak pada masyarakat.
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Papua Barat Daya dari Fraksi Partai Golkar, Nansy Prisillia Karundeng, melaksanakan kegiatan reses di Kelurahan Majaran, Distrik Salawati, Kabupaten Sorong, pada Sabtu,(22/08/26)
Kehadiran politisi perempuan Partai Golkar ini disambut antusias oleh warga setempat, termasuk dari kalangan majelis taklim dan ibu rumah tangga yang mendominasi lokasi kegiatan.
Agenda reses yang digelar secara terbuka tersebut dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat untuk menyampaikan berbagai persoalan mendasar yang selama ini dihadapi, mulai dari infrastruktur lingkungan, ketersediaan air bersih, hingga pemberdayaan ekonomi kerakyatan melalui sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Dalam dialog interaktif tersebut, kelompok majelis taklim dan para ibu rumah tangga secara aktif menyuarakan berbagai kebutuhan domestik hingga sosial keagamaan. “Kami dari ibu-ibu majelis taklim sangat mengharapkan adanya perhatian dan bantuan fasilitas untuk kegiatan keagamaan kami, serta pelatihan keterampilan tambahan dan akses modal usaha kecil agar kami bisa membantu perekonomian keluarga di tengah mahalnya harga kebutuhan pokok,” Ujar Fatimah perwakilan majelis taklim setempat.
Aspirasi tersebut beririsan langsung dengan keluhan warga lainnya terkait perbaikan infrastruktur jalan penghubung antar-RT dan fasilitas penerangan jalan umum yang dinilai masih minim. “Kami sangat mengharapkan perhatian nyata terhadap infrastruktur jalan dan fasilitas umum di kelurahan ini, agar aktivitas ekonomi dan mobilitas warga tidak lagi terhambat,” tambah siti salah satu tokoh masyarakat setempat di tengah sesi tanya jawab.
Selain itu minimnya kendaraan umum
dinilai menghambat mobilitas warga, terutama para petani dan pelaku usaha kecil yang mendistribusikan hasil bumi ke Kabupaten Sorong maupun Kota Sorong.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Nansy Prisillia Karundeng menegaskan komitmennya untuk mengawal setiap usulan yang lahir dari reses ini agar dapat masuk dalam pokok-pokok pikiran dewan dan terakomodasi dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Provinsi Papua Barat Daya tahun anggaran berikutnya.
”Segala bentuk aspirasi, baik menyangkut infrastruktur dasar, dukungan sarana untuk majelis taklim, maupun penguatan ekonomi kerakyatan bagi kaum ibu, adalah mandat yang wajib saya kawal dan perjuangkan di tingkat DPRD Provinsi Papua Barat Daya agar terealisasi secara nyata bagi masyarakat Majaran,” tegas Nansy di hadapan warga yang hadir.

Sebagai representasi rakyat di parlemen regional, Nansy menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam mengawal arah pembangunan, khususnya di wilayah penyangga seperti Distrik Salawati.
Seluruh catatan dan usulan prioritas warga Majaran akan dibawa resmi ke dalam laporan hasil reses untuk diperjuangkan dalam rapat paripurna DPRD. Selain itu, ia juga memfokuskan perhatian khusus pada program pemberdayaan ekonomi keluarga melalui pelatihan keterampilan dan bantuan modal usaha bagi kelompok perempuan serta ibu rumah tangga guna mendongkrak kemandirian finansial mereka.
Pengawasan terhadap proyek-proyek pembangunan infrastruktur dasar yang bersumber dari dana Otonomi Khusus maupun APBD juga akan dipastikan tepat sasaran agar dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat Salawati.
Melalui pendekatan dialogis yang tajam dan menyentuh substansi masalah, kehadiran Nansy Prisillia Karundeng di Kelurahan Majaran diharapkan mampu menjadi jembatan efektif antara suara rakyat di daerah pemilihan dan kebijakan strategis di tingkat Provinsi Papua Barat Daya.[AR]











Komentar
Silakan login untuk berkomentar.