Papua Barat Daya Online News, SORONG-SMA Negeri 2 Kabupaten Sorong memperingati hari ulang tahunnya yang ke-24 pada Kamis,(10/09/26) Perayaan ini menjadi momentum refleksi atas perjalanan panjang sebuah institusi pendidikan yang merintis masa depan dari segala keterbatasan hingga kini bertransformasi menjadi salah satu sekolah yang diperhitungkan di Kabupaten Sorong.
Dalam sambutannya pada perayaan tersebut, Kepala SMA Negeri 2 Kabupaten Sorong, Ketut Widura, S.Pd., M.Pd., mengisahkan kembali awal mula berdirinya sekolah ini. Ia menjelaskan bahwa pada tahun 2002, sekolah pertama kali dipimpin oleh Drs. Manuel Lawina dengan nama awal SMA Negeri 1 Aimas.
“Pada awalnya, tahun 2002 dipimpin oleh Bapak Drs. Manuel Lawina sebagai kepala sekolah pertama. Saat itu sekolah ini masih bernama SMA Negeri 1 Aimas,” ujar Widura.
Pada masa perintisan tersebut, SMA Negeri 2 Kabupaten Sorong belum memiliki gedung sekolah sendiri. Kegiatan belajar mengajar terpaksa menumpang di SMP Negeri 3 Aimas (yang kini telah berubah nama menjadi SMP Negeri 1 Aimas) dengan jumlah siswa yang sangat terbatas.
“Pada masa itu kita masih menumpang di SMP Negeri 3 Aimas, yang sekarang menjadi SMP Negeri 1 Aimas, dengan jumlah siswa sebanyak 64 orang,” jelasnya.
Seiring berjalannya waktu, tepatnya pada Oktober 2002, sekolah akhirnya pindah ke lokasi permanen di Jalan Poros Aimas yang sebelumnya merupakan lokasi SD Inpres 40 setelah dialihkan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Sorong untuk digunakan sebagai sekolah menengah atas. Dari lokasi sederhana inilah fondasi pendidikan mulai dikembangkan secara konsisten.
Widura menegaskan bahwa capaian gemilang hari ini tidak terlepas dari jasa para pemimpin terdahulu serta kerja keras seluruh pihak, mulai dari guru, tenaga kependidikan, siswa, hingga orang tua.
Dari yang awalnya hanya memiliki 64 siswa, kini jumlah peserta didik SMA Negeri 2 Kabupaten Sorong telah meningkat pesat mencapai 1.031 orang.

“Setelah itu, SMA Negeri 2 Kabupaten Sorong mengalami perkembangan yang sangat luar biasa,” ungkap Widura, menyoroti kemajuan pesat baik dari segi jumlah siswa, tenaga pendidik, sarana prasarana, hingga prestasi yang diraih.
Memasuki usia ke-24 tahun, perjalanan panjang tersebut menjadi motivasi bagi seluruh keluarga besar sekolah untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan. Mengusung tema “Tingkatkan Kinerja dan Kolaborasi untuk Mewujudkan Generasi Emas Tahun 2045,” momentum HUT ini memperkuat semangat kebersamaan dalam mencetak generasi yang unggul secara akademik, berkarakter, dan memiliki keterampilan di berbagai bidang demi membawa nama baik Kabupaten Sorong dan Papua Barat Daya hingga tingkat nasional.[AR]











Komentar
Silakan login untuk berkomentar.