Dualisme Pasca-Kongres Ruteng, Ketua PP PMKRI 2024–2026 Pilih Netral dan Tolak Hadiri Pelantikan

Rabu, 9 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Papua Barat Daya Online News, JAKARTA-Pasca Kongres Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) di Ruteng yang diwarnai kemunculan dua kubu saling klaim sebagai mandataris, Ketua Presidium Pengurus Pusat (PP) PMKRI Periode 2024-2026 Susana Florika Marianti Kandaimu,mengambil sikap tegas untuk berdiri di tengah. Ia memilih untuk tidak memihak guna mencegah polarisasi yang lebih tajam di antara kader.

‎​”Saya memilih untuk tidak mengambil posisi pada salah satu pihak yang saat the ini berhadapan,” ujar Ketua Presidium PP PMKRI 2024-2026 dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa,(08/09/26)

‎​Sebagai bentuk konsistensi menjaga jarak dari pusaran konflik, ia menyatakan tidak akan menghadiri proses pelantikan dari kedua pihak yang berseteru. Langkah tersebut baru akan ditinjau kembali jika telah terbuka ruang penyelesaian untuk membicarakan persoalan secara bersama-sama.

Menurutnya, dinamika dan perbedaan pandangan dalam tubuh organisasi adalah hal yang lumrah terjadi. Namun, ketika perbedaan itu mulai mengancam keutuhan perhimpunan, dialog terbuka yang melibatkan berbagai unsur mutlak diperlukan.

Ia pun mendorong para senior, alumni PMKRI, serta pihak Gereja Katolik untuk turun tangan memfasilitasi forum bersama. Forum ini diharapkan menjadi wadah komunikasi yang proporsional untuk mengklarifikasi masalah sekaligus merumuskan jalan keluar yang dapat diterima semua pihak.

‎​Di sisi lain, ia menegaskan bahwa mandat kepemimpinan yang diembannya tidak akan diberikan, dialihkan, maupun diserahkan kepada pihak manapun. “Sikap ini merupakan bagian dari konsistensi saya dalam mengambil posisi independen di tengah dinamika yang sedang berlangsung,” tuturnya.

‎Ia juga menegaskan pernyataannya tidak dimaksudkan untuk menghakimi kubu mana pun yang benar atau salah, melainkan mendorong penyelesaian lewat mekanisme organisasi yang dialogis.

‎​Dalam kesempatan yang sama, Ketua Presidium PP PMKRI turut menyampaikan pesan khusus kepada Pemerintah Pusat. Ia menyarankan agar pemerintah bersikap menahan diri dan tidak terburu-buru mengambil keputusan.

Pemerintah diharapkan tidak tergesa-gesa menentukan keberpihakan atau memberikan pengakuan resmi kepada salah satu pihak sebelum ada islah atau penyelesaian internal di tubuh PMKRI.

‎Langkah ini dinilai penting agar hubungan kelembagaan antara PMKRI dan pemerintah tetap terjaga baik tanpa memperkeruh suasana internal organisasi.

Kepada seluruh kader di berbagai wilayah, ia berpesan agar tetap tenang, menjaga persaudaraan, dan merawat komunikasi.

Ia mengingatkan bahwa PMKRI adalah rumah bersama yang harus dikuatkan, bukan dilemahkan oleh perpecahan.
‎​”Kita boleh berbeda dalam pandangan, tetapi jangan sampai kehilangan persaudaraan,” ujarnya. [AR]

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel papuabaratdayaonlinenews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎Hadir di PIKI Award 2026, Sellvyana Sangkek Berdialog dengan DPP Pusat Bahas Pendidikan Hingga Kesehatan Di Papua Barat Daya
Antisipasi Kebakaran Hutan Semakin Meluas, Bupati Sorong Terbitkan Surat Edaran Siaga Karhutla
‎Peringatan HUT ke-81 TNI di Sorong, Pangkoarmada III Tekankan Pentingnya Keamanan Wilayah dan Kelestarian Hutan
‎BGN Luncurkan 480 SPPG Serentak di Kawasan Timur, 15 Unit Resmi Beroperasi di Papua Barat Daya
Laboratorium Temukan Bakteri Bacillus cereus di Buah Naga, Sumber Keracunan Siswa dan Guru SMP Muhammadiyah Al-Amin di Kota Sorong Belum Final
Demi Menjaga Marwah Organisasi, Ketua PP PMKRI 2024–2026 Pilih Absen di Semua Agenda Pelantikan
Matangkan Program Sekolah Rakyat, Pemkab Sorong Gelar FGD Demi Wujudkan Pendidikan Inklusif
BI Gelar KKI 2026, Mendorong Kemandirian UMKM Hijau Papua ke Pasar Global

Komentar

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:36

‎Hadir di PIKI Award 2026, Sellvyana Sangkek Berdialog dengan DPP Pusat Bahas Pendidikan Hingga Kesehatan Di Papua Barat Daya

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:03

Antisipasi Kebakaran Hutan Semakin Meluas, Bupati Sorong Terbitkan Surat Edaran Siaga Karhutla

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:09

‎Peringatan HUT ke-81 TNI di Sorong, Pangkoarmada III Tekankan Pentingnya Keamanan Wilayah dan Kelestarian Hutan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:02

‎BGN Luncurkan 480 SPPG Serentak di Kawasan Timur, 15 Unit Resmi Beroperasi di Papua Barat Daya

Senin, 28 September 2026 - 12:11

Laboratorium Temukan Bakteri Bacillus cereus di Buah Naga, Sumber Keracunan Siswa dan Guru SMP Muhammadiyah Al-Amin di Kota Sorong Belum Final

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page