​Kekurangan Petugas Inseminator di Kab. Sorong Jadi Tantangan Sektor Peternakan, Pemkab Diharapkan Tambah Personel

Kamis, 30 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Papua Barat Daya Online News, ​SORONG-Layanan Inseminasi Buatan (IB) pada ternak sapi di Kabupaten Sorong terbukti memberikan dampak signifikan terhadap ketersediaan hewan kurban berkualitas. Kendati demikian, keterbatasan jumlah petugas inseminator di lapangan kini menjadi tantangan utama yang dinilai perlu segera mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah.

​Hal tersebut disampaikan oleh pihak Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Sorong saat menyoroti ketimpangan antara luas wilayah operasional dengan jumlah sumber daya manusia (SDM) teknis yang tersedia.

​Kabupaten Sorong yang memiliki wilayah geografis cukup luas terdiri dari 32 distrik serta puluhan kampung dan desa saat ini hanya ditopang oleh 5 orang petugas inseminator. Ketersediaan personel yang sangat terbatas ini dinilai belum memadai untuk melayani kebutuhan peternak di seluruh pelosok daerah.

Kepala Seksi Perbibitan Agustina Mote S.Pt usai melakukan kunjungan ke sejumlah distrik terpencil

​”Untuk petugas inseminator yang ada di Kabupaten Sorong, kalau dilihat dengan jarak atau wilayah yang terdiri dari 32 distrik dan berbagai kampung serta desa, itu petugas IB sangat, sangat, sangat kurang,” ungkap Kepala Seksi Perbibitan Agustina Mote S.Pt.Kamis (30/07/26)

​Akibat dari keterbatasan jumlah SDM tersebut, jangkauan pelayanan perkawinan suntik ini hanya mampu menyentuh kawasan yang terdekat dari pusat pemerintahan atau perkotaan. Sementara itu, kelompok tani dan peternak yang berada di distrik-distrik pelosok atau daerah terpencil belum bisa terlayani secara optimal.

​”Ketersediaan petugas inseminator kita hanya 5 orang. Lima orang itu pun hanya menjangkau daerah-daerah dekat. Kalau untuk daerah-daerah yang jauh, itu tidak ada,” tambahnya.

​Meski kapasitas pelayanan saat ini terbatas, keberhasilan program Inseminasi Buatan telah terbukti secara nyata di lapangan. Sapi-sapi hasil program IB dikenal memiliki kualitas genetik yang unggul, berbobot lebih besar, serta menjadi komoditas utama saat momen Hari Raya Kurban.

​Sebagian besar sapi berkualitas yang didistribusikan dari Kabupaten Sorong untuk kebutuhan kurban merupakan hasil dari sentuhan teknologi perkawinan suntik (IB) tersebut.
​”Kita lihat sekarang hasil dari IB ini banyak diikutsertakan untuk Hari Raya Kurban. Pada Hari Raya Kurban itu, sapi-sapi yang keluar dari Kabupaten Sorong merupakan hasil dari IB ini,” jelasnya.

​Melihat potensi besar sektor peternakan sapi di Kabupaten Sorong beserta besarnya manfaat program IB bagi peningkatan ekonomi peternak, pihak dinas berharap Pemerintah Kabupaten Sorong dapat memprioritaskan penambahan jumlah tenaga inseminator pada masa mendatang.

​Penambahan personel diharapkan dapat meratakan jangkauan pelayanan hingga ke distrik-distrik terluar, sehingga seluruh peternak di Kabupaten Sorong memiliki kesempatan yang sama untuk meningkatkan mutu genetik ternak mereka.

​”Saya berharap ke depannya pemerintah melihat hal ini. Harapannya petugas IB bisa bertambah untuk mencakup dan melayani daerah-daerah yang jauh,tapi kalau pribadi saya kemana saja saya siap terpencil apapun tempatnya saya siap” tutupnya.[AR]

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel papuabaratdayaonlinenews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎Kementerian Transmigrasi dan Universitas Brawijaya Hadirkan Solusi Air Bersih dan Kapal Fiberglass untuk Warga Sorong
Perkuat Pengamanan Perairan Timur, Dua Kapal Perang Koarmada III Gelar Latihan Taktis
Lewat Subuh Keliling, Polsek Sorong Kota Sosialisasi Quick Wins Kapolri dan Tampung Keluhan Warga
Prajurit Koarmada III Tetap Jalankan Tes Kesamaptaan Jasmani di Tengah Ancaman Kabut Asap Karhutla
‎​Sellvyana Sangkek: Data SE2026 Harus Jadi Solusi Nyata Kesejahteraan Pelaku Usaha
‎Kesbangpol Papua Barat Daya Tekankan Peran FKUB Jaga Kerukunan Jelang Tahapan Pemilu 2027
‎Polsek Salawati Ubah Hidup Pasutri Lewat Program POLIRAN: Dari Petugas Kebersihan hingga Mandiri Berusaha Kios
‎Jadi Khatib Jumat di Malasigit, Kapolsek Klamono Tebar Pesan Persatuan dan Kerukunan

Komentar

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 17:45

‎Kementerian Transmigrasi dan Universitas Brawijaya Hadirkan Solusi Air Bersih dan Kapal Fiberglass untuk Warga Sorong

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 15:50

Perkuat Pengamanan Perairan Timur, Dua Kapal Perang Koarmada III Gelar Latihan Taktis

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 15:41

Lewat Subuh Keliling, Polsek Sorong Kota Sosialisasi Quick Wins Kapolri dan Tampung Keluhan Warga

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:03

Prajurit Koarmada III Tetap Jalankan Tes Kesamaptaan Jasmani di Tengah Ancaman Kabut Asap Karhutla

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:38

‎Kesbangpol Papua Barat Daya Tekankan Peran FKUB Jaga Kerukunan Jelang Tahapan Pemilu 2027

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page