Papua Barat Daya Online News, SORONG-Dr. Johny Kamuru, S.H., M.Si., dipastikan tidak akan lagi mencalonkan diri sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Sorong pada Musyawarah Daerah (Musda) mendatang. Bupati Sorong dua periode tersebut memilih menyelesaikan masa jabatannya secara normatif dan memberikan kesempatan regenerasi kepemimpinan kepada kader-kader potensial.
Hal tersebut ditegaskan oleh Ketua SC Musda XII DPD II Golkar Kabsor Ferry Flassy.Ia menjelaskan bahwa masa kepengurusan Johny Kamuru secara resmi telah berakhir pada 30 Desember 2025 lalu setelah genap memimpin selama dua periode berturut-turut.
”Pak Johny Kamuru sudah dua periode memimpin Partai Golkar Kabupaten Sorong. Dalam pertemuan internal DPD, beliau menyampaikan secara langsung bahwa masa jabatannya sudah cukup dan ingin memberikan kesempatan kepada kader-kader lain untuk melanjutkan estafet kepemimpinan,” ujar Ferry Flasy.
Ferry menegaskan bahwa pelaksanaan Musda kali ini merupakan agenda organisasi yang bersifat normal lima tahunan, bukan Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub).
”Ini Musda normal, bukan Musdalub. Masa jabatan pengurus memang sudah lima tahun. Beda kalau ada dinamika khusus internal baru dilakukan Musdalub,” jelasnya.
Selama sepuluh tahun menahkodai Golkar Kabupaten Sorong, Johny Kamuru dinilai berhasil menjaga dominasi partai di daerah tersebut. Golkar sukses menyapu bersih kemenangan dalam pemilu legislatif maupun pemilihan kepala daerah (Pilkada) secara beruntun.
Sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Partai Golkar, seorang kader pada dasarnya hanya diperbolehkan menjabat sebagai ketua DPD selama dua periode berturut-turut. Pengecualian hanya bisa dilakukan melalui mekanisme diskresi yang disetujui langsung oleh Ketua Umum DPP Partai Golkar.
Namun, dari hasil konfirmasi berjenjang yang dilakukan oleh DPD Golkar Provinsi, Johny Kamuru menyatakan tidak bersedia diusulkan untuk memperoleh diskresi tersebut dan memilih taat pada aturan normatif partai.
”Dari pihak provinsi sudah melakukan konfirmasi berjenjang, dan beliau memang menyatakan tidak berkenan untuk maju lagi. Beliau sangat normatif dan paham bahwa dalam partai kader seperti Golkar, regenerasi dan estafet kepemimpinan itu harus berjalan,” tambah Ferry.
Meskipun tidak lagi menjabat sebagai Ketua DPD, Johny Kamuru dipastikan tetap menjadi bagian tak terpisahkan dari partai berlambang pohon beringin tersebut. Sebagai figur penting dan kader senior, ia masih mengantongi Kartu Tanda Anggota (KTA) resmi dan akan terus berkontribusi bagi kebesaran partai.
”Beliau tetap kader utama Golkar. Titipan pesan beliau, beliau tetap berada di dalam rumah besar Partai Golkar. Soal posisi atau perannya nanti di mana pasca-Musda, tentu akan kita lihat bersama,” pungkas Ferry.
Johny Kamuru dijadwalkan hadir pada pembukaan Musda DPD Partai Golkar Kabupaten Sorong, baik sebagai kader senior maupun dalam kapasitasnya sebagai tokoh daerah untuk memberikan sambutan.[AR]












Komentar
Silakan login untuk berkomentar.