Papua Barat Daya Online News, SORONG -Malam Penganugerahan PIKI Award 2026 yang berlangsung di Grand Studio Metro TV, Jakarta Barat, Minggu (25/10/2026), menjadi ajang krusial dalam memperkuat konsolidasi internal serta arah pembangunan daerah.
Ketua DPD Persatuan Inteligensia Kristen Indonesia (PIKI) Provinsi Papua Barat Daya, Dr. Sellvyana Sangkek, S.E., M.Si., menghadiri langsung agenda nasional tersebut untuk membangun sinergi strategis bersama jajaran pimpinan pusat.
Persatuan Inteligensia Kristen Indonesia memberikan penghargaan ini kepada sejumlah individu dan yayasan yang dinilai konsisten memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Melalui ajang ini, PIKI menetapkan standar keteladanan bagi generasi muda di tengah tantangan pembangunan modern.
Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PIKI, Maruarar Sirait, menegaskan bahwa penghargaan tersebut dirancang untuk membentuk figur percontohan bagi publik.
”PIKI Awards kami buat bersama untuk membuat contoh keteladanan. Menjadi tokoh butuh perjuangan panjang, butuh pengorbanan. Tidak ada jalan pintas untuk menjadi tokoh,” ujar Maruarar di lokasi acara, Minggu (25/10/2026).
Maruarar menambahkan, ajang ini menyoroti kerja-kerja pejuang publik di berbagai sektor vital, seperti transparansi, edukasi, dan kelestarian lingkungan. “Kita sangat bersyukur ada tokoh-tokoh pejuang antikorupsi, pendidikan, lingkungan. Semoga ke depan lahir tokoh-tokoh baru seperti itu,” tutur dia.
Di sela-sela kegiatan, Sellvyana Sangkek memanfaatkan momentum tersebut untuk berdialog langsung dengan jajaran teras DPP PIKI. Pertemuan ini melibat Sekretaris Jenderal DPP PIKI Drs. Benyamin Patondok, M.M., Wakil Ketua Umum Bidang Kesehatan dr. Benjamin Paulus Octavianus, Sp.P., FISR., serta Wakil Ketua Umum Bidang Politik, Sosial, dan Kemasyarakatan Dr. Ribka Haluk, S.Sos., M.M.
Dialog strategis tersebut menghasilkan sejumlah poin krusial untuk percepatan pembangunan di Papua Barat Daya, antara lain:
1. Aksesibilitas dan Kualitas Pendidikan: Mengakselerasi peningkatan mutu sumber daya manusia melalui penyediaan fasilitas serta program pendampingan pendidikan di kawasan pelosok.
2. Layanan Kesehatan Dasar: Mendorong penguatan infrastruktur serta pemerataan tenaga medis untuk menjangkau masyarakat hingga tingkat distrik.
3. Stabilitas Sosial dan Kemasyarakatan: Memperkuat kolaborasi lintek sektoral dalam menjaga kondusivitas wilayah, pemberdayaan ekonomi lokal, dan keterlibatan aktif cendekiawan dalam mengawal kebijakan publik di Papua Barat Daya.
Langkah ini diharapkan dapat memantapkan peran PIKI Papua Barat Daya sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam menghadirkan program yang berdampak langsung bagi masyarakat.[AR]
Follow WhatsApp Channel papuabaratdayaonlinenews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Komentar
Silakan login untuk berkomentar.