Papua Barat Daya Online News, SORONG-Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Papua Barat Daya menggelar aksi sosial bertajuk “Menyapa Sahabat Istimewa” di Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Kabupaten Sorong, Sabtu, (17/10/26).
Dalam kegiatan ini, BKOW menyalurkan berbagai bantuan peralatan keterampilan dan vokasi untuk mendukung kemandirian anak-anak berkebutuhan khusus.
Mengusung tema “Bersama Kita Hadir, Berbagi Kasih, Menguatkan Potensi Sahabat Istimewa”, agenda ini difokuskan pada pemberian sarana penunjang pembelajaran praktis, mulai dari mesin adonan (mixer) untuk kelas tata boga hingga mesin dan perlengkapan menjahit.
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Umum BKOW Papua Barat Daya, Ny. Ida Priyati.
Ketua Umum BKOW Papua Barat Daya, Ny. Ida Priyati menyerahkan bantuan berbagai bantuan peralatan keterampilan dan vokasi untuk mendukung kemandirian anak-anak berkebutuhan khusus.
Dalam sambutannya, Ida Priyati menegaskan pentingnya kolaborasi dan kepedulian nyata dari berbagai elemen masyarakat untuk merangkul serta mengasah bakat anak-anak berkebutuhan khusus agar memiliki daya saing.
”Setiap anak lahir dengan keistimewaan dan potensi yang luar biasa. Melalui bantuan sarana keterampilan ini, kami ingin memastikan anak-anak kita di SLB Negeri Kabupaten Sorong memiliki wadah untuk mengasah bakat dan kemandirian mereka. Kami berharap keterampilan yang mereka pelajari di sini menjadi bekal berharga untuk masa depan,” kata Ida Priyati saat menyerahkan bantuan secara simbolis.
Ketua Bidang Yayasan Sosial dan Humas BKOW Provinsi Papua Barat Daya, Yanef Flesia, menjelaskan bahwa penentuan jenis bantuan tidak dilakukan secara mendadak. Pihaknya telah melakukan survei pemetaan kebutuhan prioritas para siswa sejak tahun lalu hingga menjelang pelaksanaan acara.
”Bantuan yang kami serahkan ini benar-benar disesuaikan dengan prioritas kebutuhan anak-anak untuk mengembangkan bakat mereka. Ada alat tata boga seperti mixer, juga peralatan menjahit,” ujar Yanef.
Ia menambahkan, penguatan modal keterampilan (skill) ini diharapkan menjadi pegangan bagi para siswa setelah menyelesaikan masa pendidikan di SLB, sehingga mereka mampu beradaptasi dan berpartisipasi aktif di tengah masyarakat.
”Walaupun memiliki keterbatasan fisik maupun mental, anak-anak hebat ini punya kelebihan yang luar biasa. Kami ingin ketika lulus nanti, mereka sudah punya modal untuk mandiri,” tuturnya.
Ketua Bidang Yayasan Sosial dan Humas BKOW Provinsi Papua Barat Daya, Yanef Flesia, didampingi Wakil Ketua II BKOW dan pengurus saat dieawncarai awak media.
Aksi sosial di Kabupaten Sorong ini merupakan kelanjutan dari program serupa yang sebelumnya telah digelar di SLB Kota Sorong. Yanef menyampaikan bahwa kegiatan ini terlaksana berkat dukungan Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya, pendampingan Ketua II BKOW Rosiana Kambu, serta sinergi erat dengan pihak sekolah dan orang tua murid.
”Nilai bantuannya mungkin tidak seberapa, tetapi yang terpenting adalah rasa peduli dan komitmen kita bersama. Anak-anak ini adalah tanggung jawab sosial kita, baik pemerintah maupun organisasi wanita,” tegas Yanef.
Ke depannya, BKOW Papua Barat Daya berkomitmen untuk mengevaluasi dan melanjutkan program pemberdayaan ini secara berkala ke yayasan pendidikan khusus maupun wilayah kabupaten lain di Papua Barat Daya, disesuaikan dengan alokasi anggaran yang tersedia. [AR]
Komentar
Silakan login untuk berkomentar.