Papua Barat Daya Online News, PORT VILA-Usai merampungkan misi kemanusiaan di Vanuatu, Satuan Tugas (Satgas) Gabungan Terpadu Port Visit 2026 menggunakan KRI dr. Wahidin Sudirohusodo-991 (KRI WSH-991) melanjutkan pelayaran menuju Fiji, Selasa (6/10/26).
Pelepasan keberangkatan Satgas dari Port Vila berlangsung dalam suasana hangat. Hadir melepas rombongan di antaranya Ketua Parlemen Vanuatu, Hon. MP Stephen Dorrick Felix, Atase Pertahanan RI untuk Australia dan Vanuatu, Laksma TNI Novera Budi L., serta masyarakat setempat.
Selama singgah di Vanuatu, Satgas TNI AL telah melaksanakan berbagai kegiatan bakti kesehatan, bakti sosial, open ship, hingga interaksi langsung dengan masyarakat. Rangkaian kegiatan ini menjadi wujud nyata upaya mempererat hubungan persahabatan antara Indonesia dan Vanuatu.
Pangkoarmada III, Laksamana Muda TNI Dato Rusman SN, S.E., M.Si., M.Tr.Opsla., menegaskan bahwa kehadiran TNI AL di negara-negara sahabat membawa misi ganda. Selain memperkuat pertahanan dan keamanan, misi ini membawa semangat persahabatan, kepedulian kemanusiaan, serta kerja sama yang konstruktif.
”Rangkaian Port Visit 2026 merupakan wujud kehadiran TNI AL dalam membangun komunikasi dan kepercayaan yang kuat dengan negara-negara sahabat di kawasan Pasifik Selatan,” ujar Laksda TNI Dato Rusman.
Langkah strategis ini sejalan dengan arahan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal), Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali. Kasal menekankan pentingnya TNI AL untuk senantiasa memperkuat diplomasi maritim yang mengedepankan kerja sama serta pendekatan kemanusiaan.
Dengan bergesernya KRI WSH-991 menuju Fiji, Satgas Gabungan Terpadu Port Visit 2026 diharapkan mampu terus membawa pesan perdamaian dan memperkokoh kerja sama maritim Indonesia di kawasan Pasifik Selatan.[**]












Komentar
Silakan login untuk berkomentar.