Papua Barat Daya Online News, SORONG-Pemerintah Kabupaten Sorong melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) turun langsung mendistribusikan air bersih kepada masyarakat Kampung Maibo, Kabupaten Sorong, di tengah kondisi cuaca ekstrem dan keterbatasan ketersediaan air.
Pendistribusian air tersebut dipimpin langsung Kepala Dinas PUPR Kabupaten Sorong, Frans Howay, S.T., M.T. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk respons pemerintah terhadap kebutuhan dasar masyarakat, khususnya warga yang mengalami kesulitan memperoleh air untuk kebutuhan sehari-hari.
” Iya ini sebagai salah satu langkah kongkret pemerintah Kabupaten Sorong untuk melihat warga yang prioritas terdampak cuaca ekstrem, sehingga pemerintah hadir mendistribusikan air bersih” Pungkas Frans
Warga, termasuk anak-anak, terlihat berkumpul di lokasi untuk mendapatkan pasokan air yang kemudian ditampung menggunakan wadah penampungan milik masyarakat.
Kondisi tersebut memperlihatkan bahwa persoalan ketersediaan air menjadi salah satu dampak yang dirasakan masyarakat ketika kondisi cuaca dan lingkungan berubah secara ekstrem.
Frans Howay menyampaikan bahwa pendistribusian dilakukan agar kebutuhan air masyarakat tetap terpenuhi. Penanganan melalui suplai air bersih menjadi langkah cepat pemerintah ketika sumber air warga tidak mampu memenuhi kebutuhan harian.
Secara administratif, Kampung Maibo merupakan salah satu kampung di wilayah Kabupaten Sorong dan sesuai data BOS
Database Peraturan juga mencatat kondisi sumber air di Maibo. Dalam data Potensi Desa yang dikutip BPS Kabupaten Sorong, Maibo tercatat memiliki mata air yang dikelola, sementara sumber air untuk kebutuhan mandi dan mencuci antara lain berasal dari sungai, danau, atau kolam.
Kondisi ketersediaan air di wilayah Sorong memang menjadi perhatian pada 2026. Pada Agustus lalu, Balai Wilayah Sungai Papua juga membuka pos pengambilan air gratis bagi masyarakat terdampak kekeringan di Kota Sorong dan Kabupaten Sorong. Distribusi dilakukan secara bergilir di sejumlah wilayah yang mengalami penurunan ketersediaan air secara drastis.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dalam analisisnya menyebut kondisi kering masih mendominasi sejumlah wilayah Indonesia pada September 2026. Papua Barat Daya juga masuk wilayah yang perlu mewaspadai dinamika cuaca, termasuk potensi hujan dan angin kencang.
Di tengah situasi tersebut, pendistribusian air bersih menjadi salah satu bentuk intervensi pemerintah untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi.
Pemkab Sorong melalui Dinas PUPR diharapkan terus melakukan pemantauan terhadap kampung-kampung yang mengalami keterbatasan air, terutama apabila kondisi kering berkepanjangan kembali terjadi.
Bagi masyarakat Kampung Maibo, kehadiran pemerintah melalui distribusi air bersih setidaknya menjadi solusi sementara untuk memenuhi kebutuhan air sehari-hari sekaligus bentuk respons cepat terhadap kondisi yang dihadapi warga.[AR]
Follow WhatsApp Channel papuabaratdayaonlinenews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Komentar
Silakan login untuk berkomentar.